Renungan, khotbah dan kisah hidup yang membangun

Badai Hidup Akan Tenang Dekat Allah

Badai Hidup Akan Tenang Dekat Allah (Mazmur 62:1-12)

Daud dikisahkan dalam nats ini, betapa Daud begitu tenang menghadapi segala persoalannya. Dia tidak mengandalakan dirinya, tetapai mengandalakan Tuhan. Sehinga tidak ada kegentaran dalam dirinya. Sebab Daud menempatkan Tuhan sebagai gunung batu, kota benteng, kekuatan dan keselamatannya.
badai-hidup

Dalam kehidupan ini setiap hari kita diperhadapakan pada hal-hal yang membuat kita tidak nyaman, respon apa yang biasanya kta lakukan jika kita tidak nyaman? Apakah kita mampu seperti Ayub dan Daud? Kebanyakan kita pasti akan melakukan sesuatu, apakah itu negatif atau positif. Biarlah firman Tuhan hari ini kiranya dapat membuat kita tetap tenang dalam menghadapai musibah, masalah dan sakit penyakit.

Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa kita dapat tenag meski menghadapi banyak persoalan hidup?

1. Karena Allah yang Menyerang Musu Kita (Ayat 1-5)
Ketika Daud diserang oleh musunya dari berbagai arah dan cara oleh orang-orang Israel atas suruhan raja Saul (1 Sam 23:24-28) di Nob, Daud sendirian tatapi dia tidak gentar sekalipun oleh karena ia yakin Allah-lah yang berperang bagi musunya itu. Dan ketika Daud suda dalam keadaan kepung oleh raja Saul dan tentara Israel, Daud tidak berharap pada orang lain, kekuatanya, caranya sendiri, Daud berserah kepada Allah yang sangat ia percayai yang mampu menyerang para musunya.

Dalam hidup kita yang mengalami maalah, cobaan, Ujian dan banyak hal lain, bisakah kita seperti Daud? Doa Daud dalam ayat 2 dan 3 menyatakan bahwa ia sangat berserah pada Tuhan. Kepasrahan dan penyerahan hidup yang begitu dalam, inilah yang membuat Allah mengambil alih kendali, sehinga bukan Daud yang menyerang musuh-musuhnya tetapi Tuhan. Ketika kita berserah kepada Tuhan, bukan kita lagi yang menghadapai persoalan itu, tetapi Allah.

2. Karena Percaya Pada Allah Setiap Waktu (Ayat 6-9)
Daud selalu mencari dan menantikan Tuhan setiap waktu dengan selalu berdoa, percaya, serta berserah maka pasti ada harapan, ada keselamatan, kekuatan kemulian selalu. Berarti setiap waktu dan setiap saat, dimanapu dan kapanpun. Menga harus melakukannya? Karena kita mempunyai musuh. Musuh kita bukanlah musuh yang bodoh, yang menyerang ketika kita berada pada keadaan lemah. Dia akan mencari waktu dan saat yang tepat untuk menyerang kita. Karena itulah kita tidak boleh legah atau santai. Kita harus selalu percaya dan mengandalkan Tuhan setiap waktu.

3.Karena Allah Memberi Upah Bagi Setiap Orang Menurut Perbuatanya (Ayat 10-12)
Daud menyadari bahwa dia hidup karena kasih setia Tuhan yang selalu menolong dan memberkati. Oleh sebab itu dia harus berbagi juga kepada orang lain melalui kesaksian hidup. Sebab Tuhan akan membalas setiap orang menurut perbuatanya.

Bagi Orang-orang yang jahat Ia membalas kejahatan, bagi orang yang baik Ia berlaku baik. Tuhan adalah baik. Lakukan yang terbaik buat Tuhan. Tuhan akan pasti memperhitungkanya. Seperti tertulis dalam 2 Kor 9:6 “Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit juga, dan orang yang menuai banyak akan menuai banyak juga.” Bagikalah kasih setia itu.

Kesimpulan
Setiap hari Tuhan mampu memperhatikan kehidupan kita karena Ia Tuhan yang tidak pernah kewalahan dalam mengatur dunia. Untuk apa kita tidak tenang dalam menghadapi pergumulan hidup kita? Tetap percaya pada-Nya karena Dia Allah yang sanggup menolong kita. Amin.





1 komentar:

Badai Hidup Akan Tenang Dekat Allah